Selamat Datang Sahabat Kanan ku.....

Welcome my Right Friends..
Let's make a better life

Wednesday, August 15, 2018

MENUJU BPS YANG BERKUALITAS


A.    Latar Belakang
Salah satu ciri menonjol dalam cara kerja pemerintahan modern ialah pemakaian banyak data statistik dan indikator ekonomi dalam menyusun rencana dan kebijakan pembangunan. Demikian ucap Emil Salim, Mantan Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup. Manakala segenap aparat statistik sedang terpusat menghadapi proses reformasi dan perubahan perstatistikan di Indonesia, pertanyaannya adalah data statistik mana yang dipakai ?
Kalaupun data BPS terpakai, apakah kita berani menjamin data tersebut berkualitas?  Dari sebelum data tersebut jadi data, mulai metodologi sampai dengan pemeriksaan dan pengawasan adakah jaminan kualitasnya? Karena bahkan ketika data sudah menjadi data pun tetap ada intervensi dari luar, angka ramalan produktifitas padi contohnya.
Melihat kondisi BPS sekarang, sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Gedung kantor BPS membanggakan, kendaraan untuk KSK sudah semakin baik, SDM meningkat dengan banyak sarjana di semua lini, one man one PC dan laptop KSK semakin meningkatkan kualitas SDM BPS, ada lagi yang kurang? Kesejahteraan juga sudah lumayan meningkat apalagi dengan  adanya remunerasi di depan mata. Satu lagi yang perlu dilihat adalah output BPS yaitu data. Apakah sudah berkualitas?
Masalah utama yang saat ini dihadapi oleh BPS adalah kualitas data. Berulang kali di berbagai media yang berbeda, data strategis BPS dikritisi, berulangkali pula tanpa lelah BPS menjelaskan dengan runut dan runtun di berbagai media baik cetak maupun elektronik. Sampai kapankah data kita akan di sangsikan kebenarannya. Mengapa data yang dalam proses pelaksanaannya dipersiapkan dengan seksama tetap menjadi batu ganjalan dalam pemanfaatannya?
Dari seksi sosial ada deadline sakernas, dari seksi produksi ada ubinan, belum lagi dari distribusi sudah harus masuk laporan Harga-harga ditambah lagi dengan adanya pendataan yang bukan rutin seperti PIPA atau PSPK. Mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu? Hal ini wajar sebagai akibat dari adanya berbagai kegiatan statistik yang saling berkaitan dan sambung menyambung. Tak jarang, lebih dari satu jenis kegiatan statistik harus diselenggarakan pada waktu yang hampir bersamaan. Namun, Sebanyak apapun pekerjaan yang dibebankan kepada kita pasti selesai. Inilah hebatnya aparat BPS  yang bekerja siang dan malam untuk menyelesaikan tugasnya. Namun sekali lagi kualitas datanya?
Kadang-kadang ketika sedang terpepet waktu dari pengawas ataupun subjek matter memerintahkan untuk segera melaporkan pekerjaannya, “Yang penting pekerjaan masuk” demikian perintahnya. Dan hal inilah yang menjadi senjata bagi petugas untuk tidak melakukan pendataan sebagaimana mestinya. Hal ini menyebabkan hasil pendataan lambat laun akan turun kualitasnya, dan parahnya menjadi kebiasaan pencacah disaat tidak kepepet waktu. Bekerja asal-asalan yang penting responden didatangi dengan wawancara minim dianggap hal yang lumrah. Dengan kata lain perbuatan yang menyalahi prosedur ini ibarat seorang pencandu rokok. Tahu bahwa rokok bisa merusak paru-paru namun tetap saja dilakukan. Baru sadar ketika sakit sudah mengancam jiwanya.
Pengawasan dan pemeriksaan pendataan seharusnya dilaksanakan dengan sebenar-benarnya sehingga segala macam kesulitan di lapangan akan terselesaikan dengan cepat tidak tertunda-tunda. Jadwal pelaksanaan pendataan kalau tidak dipatuhi dari mulai jajaran pengawas sampai pencacah akan mengakibatkan terbengkalainya pendataan yang lainnya. Pengawas harus memiliki pemahaman bahwa sebagai pimpinan harus ahli manajemen, pemberi arah dan bimbingan bukan hanya memberikan petunjuk dan harus jadi contoh bagi bawahannya.
Hal lainnya adalah kurangnya komunikasi pengawas atau subjek matter dengan bawahan mengakibatkan pekerjaan jadi banyak terbengkalai. Waktu penyelesaian suatu pekerjaan akan lebih lama dan kebersamaan juga akan berkurang.
Akibat lain dari tidak dipatuhinya jadwal pelaksanaan adalah dokumen hasil survei akan menumpuk di pemeriksaan dan pengolahan. Akhirnya karena tidak mau menjadi kambing hitam dari tidak selasainya pendataan tepat waktu maka berbagai “eksekusi”pun dilakukan agar pengolahan data dapat segera selesai tanpa konfirmasi ulang dengan pemeriksa dan pencacah. Organisasi tak jauh dari tubuh manusia, satu tidak berfungsi akan mengakibatkan ketidaksempurnaan. Semua harus menunjukkan partisipasinya untuk saling mendukung. Satu saja tak berfungsi, maka organisasi itupun tak sempurna.

Thursday, November 17, 2011

Kiat Mencari Jodoh





Allah telah menciptakan manusia berpasang-pasangan, supaya muncul suatu ketenangan, kesenangan, ketenteraman, kedamaian dana kebahagiaan. Hal ini tentu saja menyebabkan setiap laki-laki dan perempuan mendambakan pasangan hidup yang memang merupakan fitrah manusia, apalagi pernikahan itu merupakan ketetapan Ilahi dan dalam sunnah Rasul ditegaskan bahwa “Nikah adalah Sunnahnya”. Oleh karena itu Dinul Islam mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan dan selanjutnya mengarahkan pertemuan tersebut sehingga terlaksananya suatu pernikahan.
Namun dalam kenyataannya, untuk mencari pasangan yang sesuai tidak selamanya mudah. Hal ini berkaitan dengan permasalahan jodoh. Memang perjodohan itu sendiri suatu hal yang ghaib dan sulit diduga, kadang-kadang pada sebagian orang mudah sekali datangnya, dan bagi yang lain amat sulit dan susah. Bahkan ada kalanya sampai tua seseorang belum menikah juga.
Fenomena beberapa tahun akhir-akhir ini, kita melihat betapa banyaknya muslimah-muslimah yang menunggu kedatangan jodoh, sehingga tanpa terasa usia mereka semakin bertambah, sedangkan para musliminnya, bukannya tidak ada, mereka secara ma’isyah belum berani maju untuk melangkahkan kakinya menuju mahligai rumah tangga yang mawaddah wa rahmah. Kekhawatiran jelas tampak, di tengah-tengah perekonomian yang semakin terpuruk, sulit bagi mereka untuk memutuskan segera menikah.
Gejala ini merupakan salah satu dari problematika dakwah dewasa ini. Dampaknya kaum muslimah semakin membludak, usia mereka pelan namun pasti beranjak semakin naik.
Untuk mencari solusinya, dengan tetap berpegangan kepada syariat Islam yang memang diturunkan untuk kemaslahatan manusia, beberapa kiat mencari jodoh dapat dilakukan :
1. Yang paling utama dan lebih utama adalah memohonkannya pada Sang Khalik, karena Dialah yang menciptakan manusia berpasang-pasangan (QS.4:1). Permohonan kepada Allah SWT dengan meminta jodoh yang diridhoiNya, merupakan kebutuhan penting manusia karena kesuksesan manusia mendapatkan jodoh berpengaruh besar dalam kehidupan dunia dan akhirat seseorang.
2. Melalui mediator, antara lain:
a. Orang tua. Seorang muslimah dapat meminta orang tuanya untuk mencarikannya jodoh dengan menyebut kriteria yang ia inginkan. Pada masa Nabi SAW, beliau dan para sahabat-sahabatnya segera menikahkan anak perempuan. Sebagaimana cerita Fatimah binti Qais, bahwa Nabi SAW bersabda padanya : Kawinlah dengan Usamah. Lalu aku kawin dengannya, maka Allah menjadikan kebaikan padanya dan keadaanku baik dan menyenangkan dengannya (HR. Muslim).
b. Guru ngaji (murabbiyah). Jika memang sudah mendesak untuk menikah, seorang muslimah tidak ada salahnya untuk minta tolong kepada guru ngajinya agar dicarikan jodoh yang sesuai dengannya. Dengan keyakinan bahwa jodoh bukanlah di tangan guru ngaji. Ini adalah salah satu upaya dalam mencari jodoh.
c. Sahabat dekat. Kepadanya seorang muslimah bisa mengutarakan keinginannya untuk dicarikan jodoh. Sebagai gambaran, kita melihat perjodohan antara Nabi SAW dengan Khadijah RA. Diawali dengan ketertarikan Khadijah RA kepada pribadi beliau yang pada saat itu berstatus karyawan pada perusahaan bisnis yang dipegang oleh Khadijah RA. Melalui Nafisah sebagai mediatornya akhirnya Nabi SAW menikahi Khadijah RA..
d. Biro Jodoh. Biro jodoh yang Islami dapat memenuhi keinginan seorang muslimah untuk menikah. Dikatakan Islami karena prosedur yang dilakukan sesuai dengan syariat Islam. Salah satu di antaranya adalah Club Ummi Bahagia.
3. Langsung, dalam arti calon sudah dikenal terlebih dahulu dan ia berakhlaq Islami menurut kebanyakan orang-orang yang dekat dengannya (temannya atau pihak keluarganya). Namun pacaran tetap dilarang oleh Islam. Jika masing-masing sudah cocok maka segera saja melamar dan menikah. Kadang kala yang tertarik lebih dahulu adalah muslimahnya, maka ia dapat menawarkan dirinya kepada laki-laki saleh yang ia senangi tersebut (dalam hal ini belum lazim di tengah-tengah masyarakat kita). Seorang sahabiat pernah datang kepada Nabi SAW dan menawarkan dirinya pada beliau. Maka seorang wanita mengomentarinya, “Betapa sedikit rasa malunya.” Ayahnya yang mendengar komentar putrinya itu menjawab, “Dia lebih baik dari pada kamu, dia menginginkan Nabi SAW dan menawarkan dirinya kepada beliau.”
Sebuah cerita bagus dikemukakan oleh Abdul Halim Abu Syuqqoh pengarang buku Tahrirul Mar’ah, bahwa ada seorang temannya yang didatangi oleh seorang wanita untuk mengajaknya menikah. Temannya itu merasa terkejut dan heran, maka wanita itu bertanya, “Apakah aku mengajak Anda untuk berbuat haram? Aku hanya mengajak Anda untuk kawin sesuai dengan sunnah Allah dan Rasul-Nya”. Maka terjadilah pernikahan setelah itu.
Semua upaya tersebut hendaknya dilakukan satu persatu dengan rasa sabar dan tawakal tidak kenal putus asa. Di samping itu seorang muslimah sambil menunggu sebaiknya ia mengaktualisasikan kemampuannya. Lakukan apa yang dapat dilakukan sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan dakwah. Jika seorang muslimah kurang pergaulan, bagaimana ia dapat mengenal orang lain yang ingin menikahinya.
Barangkali perlu mengadakan evaluasi terhadap kriteria pasangan hidup yang ia inginkan. Bisa jadi standar ideal yang ia harapkan menyebabkan ia terlalu memilih-milih. Menikah dengan orang hanif (baik keagamaannya) merupakan salah satu alternatif yang perlu diperhatikan sebagai suatu tantangan dakwah baginya.
Akhirnya, semua usaha yang telah dilakukan diserahkan kembali kepada Allah SWT. Ia Maha Mengetahui jalan kehidupan kita dan kepadaNyalah kita berserah diri. Wallahu A’lam bishowab. (hudzaifah/hdn)

GOMBAL...

Dear mantan, apa mungkin kegagalan hubungan kita adalah sebuah kesuksesan yang tertunda?

"Hobi kamu apa?" I "Angkat beban. Beban perasaan cintaku yang bertepuk sebelah tangan."

"Cita-cita kamu apa?" I "Jadi guru. Mau ngajarin kamu gimana caranya mencintai aku."

"Dicari: Petinju. Untuk mukulin wajahku supaya sadar kalo kamu bukan milikku."

"Lu pikir gua skripsi? Gak pernah disentuh. Dianggurin terus."

Entah mana yang lebih sakit. Lapar bersamamu atau kenyang sendirian.

SEDIKIT BERBAGI DATA

Pernahkah kalian tahu tentang hal-hal ini?

• Bayi berkedip setiap 2 menit sekali,

• Lalat mengeluarkan 500 telur dalam sekali bertelur,

• Kanguru ternyata tidak bisa berjalan mundur,

• Butuh 600 ekor ulat sutra untuk membuat sebuah dasi,

• Ada 160 juta email dikirim dalam setiap hari,

MENCONTOH NABI MUHAMMAD

 KITA HARUS KAYA

Seorang nabi Yusuf kaya dengan menjadi menteri

Seorang nabi Muhammad saw kaya dengan menjadi pedagang

Tetapi:

Ò Berapa persen sih peluang menjadi raja?

Ò Berapa persen sih peluang menjadi menteri?

Ò Sebaliknya, terbuka lebar peluang untuk menjadi pedagang!

Karena anda tidak mungkin jadi raja

FAKTA:

Misalkan saja, keduanya sama-sama:

Berasal dari timur, menghargai agama, menghormati leluhur, keluarga, orang tua, mematuhi suami, berhasrat akan ilmu pengetahuan, berhasrat simpul perdagangan..

Islam, Cina dan Kemakmuran

Muhammad adalah tauladan umat muslim secara keseluruhan, kita diperintahkan Allah SWT untuk mengikuti sunnah beliau secara keselurahan. Dari kehidupan Rasul ada hal yang kurang menjadi bagian yang populer dikalangan kaum muslim itu sendiri, yaitu tentang bagaimana Rasul hidup menjadi seorang pedagang.

Inilah fakta-fakta tentang kehidupan Rasul sebagai pedagang

Fakta pertama, Nabi Muhammad SAW. adalah seorang pebisnis sukses. Buktinya, ditinjau dari sisi waktu, Beliau menjalani hidup sebagai pebisnis selama 25 tahun, yakni dari umur 15 sampai umur 40 tahun. Sementara masa kerasulan beliau hanya 23 tahun.

Fakta kedua, Nabi Muhammad SAW. adalah manusia yang kaya. Meski dilahirkan dalam keadaan miskin namun pada saat beliau menikah pada umur 25 tahun, beliau mengeluarkan mahar kawin, yang jika diperhitungkan dengan nilai sekarang berkisar 6 milyar rupiah.

Fakta ketiga, Nabi Muhammad SAW. menganjurkan kita untuk kaya. Beberapa sabda beliau secara terang menganjurkan umat islam untuk menjadi kaya. Beberapa diantaranya: ”Perhatikan olehmu sekalian, sesungguhnya sembilan dari sepuluh pintu rezeki di dunia ini adalah perdagangan” (HR. Ahmad), ”Sesungguhnya sebaik-baik mata pencaharian adalah seorang pedagang (entrepreneur)” (HR. Baihaqi), ”Allah itu cinta kepada seorang Mukmin yang bekerja” (HR. Al-Thabrani dan Al-Baihaqi). Dan banyak lagi hadist lainnya yang menyerukan umat muslim untuk menjadi sejahtera.

Fakta keempat, Nabi Muhammad SAW. telah menerapkan prinsip bisnis modern dalam membangun kerajaan bisnis. Rasulullah menjadikan bekerja sebagai ladang menjemput surga. Rasullullah menjadikan kejujuran (As Siddiqh) dan kepercayaan (Al Amin) menjadi prinsip utama dalam berbisnis. Rasulullah tegar dalam mewujdkan impian bisnis. Rasulullah memiliki pikiran visioner, kreatif, dan siap menghadapi perubahan. Rasulullah memiliki perencanaan dan goal setting yang jelas dalam membangun bisnisnya. Rasulullah pintar dalam mempromosikan dirinya. Rasulullah menggaji karyawan sebelum kering keringatnya. Rasulullah mengatahui rumus ”bekerja dengan cerdas”. Rasullah mengutamakan sinergisme. Rasulullah berbisnis dengan cinta. Rasulullah pandai bersyukur dan berucap terimakasih. Terakhir tapi juga terpenting dari rahasia bisnis beliau adalah menjadi manusia paling bermanfaat. Inilah rahasia bisnis Rasulullah yang sudah semestinya diikuti oleh semua orang jika ingin membangun kerajaan bisnis yang modern.

Mari kita, termasuk saya, mengikuti jejak bisnis Rasulullah

Monday, November 7, 2011

Fungsi Rumah







Fungsi rumah bg org beriman:
1.Sbg "musholla" ibadah u meraih ridho ALLAH,
2."Al Madrasah",ayah ibu gurunya,anak2 muridnya,
3."Al Junnah",benteng dri penyakit sosial,
4."Al maskanah",pelipur lara & pelepas duka u ketenangan,
5."Al Maulud" tmpat mmprbanyak kturunn umat nabi Muhammad,
6."Al Markaz",mmpersiapkn generasi dakwah yg tangguh,
7."Al mahyaus sunnah" u mnghidupkn sunnah2 Rasulullah,cara makan,minum,hub.suami istri dsb